Encore Konser – Encore selalu jadi salah satu momen yang paling ditunggu saat konser musik. Ketika lampu panggung mulai redup dan artis meninggalkan panggung, penonton biasanya belum langsung beranjak pulang.
Tepuk tangan, sorakan, hingga teriakan “encore” pun terdengar dari berbagai penjuru arena dengan harapan sang artis kembali tampil.
Meski hanya berlangsung beberapa menit, ternyata ada banyak fakta menarik di balik tradisi ini. Yuk, simak satu per satu.
Baca Juga: Apa Itu Fanchant? Kenali Tradisi Seru Penggemar K-Pop
Encore Berasal dari Bahasa Prancis
Banyak orang mengira encore berasal dari bahasa Inggris. Padahal, istilah ini berasal dari bahasa Prancis yang berarti “lagi” atau “sekali lagi”.
Kata tersebut sudah digunakan sejak pertunjukan opera dan teater klasik di Eropa, jauh sebelum konser musik modern berkembang seperti sekarang.
Menariknya, masyarakat Prancis justru lebih sering menggunakan ungkapan une autre saat meminta pertunjukan tambahan daripada meneriakkan kata encore.
Dulu Encore Berarti Mengulang Pertunjukan
Pada awalnya, encore bukan berarti meminta lagu tambahan. Penonton menggunakan istilah ini untuk meminta pemain mengulang bagian pertunjukan yang sama karena dianggap sangat memukau.
Seiring waktu, makna encore berubah. Kini, istilah tersebut lebih dikenal sebagai penampilan tambahan yang dibawakan artis setelah setlist utama selesai.
Encore Sudah Masuk dalam Rancangan Konser
Banyak orang mengira encore terjadi secara spontan. Padahal, pada konser berskala besar, sesi ini umumnya sudah direncanakan sejak awal.
Tim produksi biasanya sudah menyiapkan lagu, tata panggung, pencahayaan, hingga efek visual khusus untuk penampilan encore.
Jadi, saat artis terlihat meninggalkan panggung sebelum kembali lagi, momen tersebut sering kali memang sudah menjadi bagian dari konsep konser.
Lagu Paling Populer Sering Dibawakan saat Encore
Tidak sedikit artis yang sengaja menyimpan lagu paling populer untuk sesi encore. Tujuannya sederhana, yaitu memberikan penutup yang berkesan agar penonton pulang dengan pengalaman yang sulit dilupakan.
Selain lagu hits, ada juga artis yang memilih membawakan lagu debut, lagu lama yang jarang dimainkan, atau lagu favorit penggemar sebagai kejutan di penghujung konser.
Baca Juga: https://tiptip.id/blog/arti-pcd-konser/
Durasi Encore Tidak Selalu Sama
Tidak ada aturan khusus mengenai durasi encore. Ada konser yang hanya menghadirkan satu lagu tambahan, tetapi ada juga yang menyuguhkan beberapa lagu sekaligus sehingga durasinya bisa bertambah cukup panjang.
Lama atau singkatnya encore biasanya dipengaruhi oleh konsep konser, jenis musik yang dibawakan, serta keputusan artis dan tim produksinya. Karena itu, setiap konser bisa memberikan pengalaman encore yang berbeda.
Tidak Semua Konser Punya Encore
Meski sudah menjadi tradisi di banyak konser, tidak semua artis menghadirkan sesi encore. Ada yang memilih menutup konser tepat setelah lagu terakhir tanpa kembali lagi ke panggung.
Keputusan ini biasanya disesuaikan dengan konsep pertunjukan yang ingin ditampilkan. Beberapa artis ingin menjaga alur konser tetap mengalir dari awal hingga akhir tanpa jeda.
Selain itu, keterbatasan waktu penggunaan venue atau jadwal acara juga bisa menjadi alasan mengapa encore tidak dilakukan.
Encore Sering Jadi Momen Penuh Kejutan
Sesi encore sering dimanfaatkan artis untuk memberikan kejutan kepada penonton. Misalnya, menghadirkan musisi tamu, membawakan lagu yang tidak ada di setlist utama, atau mengubah aransemen lagu agar terasa berbeda.
Karena biasanya tidak diumumkan sebelumnya, momen seperti ini sering membuat penonton antusias. Tak heran jika video encore kerap ramai dibagikan di media sosial setelah konser berakhir.
Antusiasme Penonton Membuat Encore Makin Berkesan

Encore memang sudah direncanakan di banyak konser. Namun, antusiasme penonton tetap punya peran besar dalam menciptakan suasana yang berkesan.
Tepuk tangan yang meriah, sorakan yang kompak, hingga teriakan “encore” dari ribuan penonton membuat momen ini terasa lebih spesial.
Interaksi seperti inilah yang membuat sesi encore menjadi penutup konser yang sulit dilupakan, baik bagi artis maupun penonton.
Encore Juga Ada di Festival Musik
Encore bukan hanya ada di konser tunggal. Beberapa festival musik juga menghadirkan sesi ini, terutama untuk penampil utama yang menutup acara.
Bedanya, durasi encore di festival biasanya lebih singkat karena setiap penampil harus mengikuti jadwal yang sudah ditentukan. Meski begitu, kehadiran encore tetap menjadi penutup yang dinantikan banyak penonton.
Encore Kini Jadi Bagian dari Budaya Konser
Saat ini, encore bukan sekadar penampilan tambahan. Momen ini sudah menjadi bagian dari budaya konser yang selalu dinantikan para penggemar.
Banyak penonton mengabadikan sesi encore lalu membagikannya di media sosial, mulai dari momen ketika seluruh arena bernyanyi bersama hingga kejutan yang disiapkan artis.
Berkat itu, encore semakin dikenal luas, bahkan oleh orang yang belum pernah menonton konser secara langsung.
Temukan di TipTip
Kalau ingin merasakan sendiri serunya menunggu sesi encore, kamu bisa mendapatkan tiket konser Guns N’ Roses di tiptip.id
Band rock legendaris asal Amerika Serikat ini dijadwalkan tampil di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 21 November 2026.
Konser ini menjadi kunjungan ketiga mereka ke Indonesia setelah tampil pada 2012 dan 2018. Axl Rose, Slash, dan Duff McKagan dijadwalkan membawakan deretan lagu hit sepanjang karier mereka.
Kalau melihat konser-konser sebelumnya, sesi encore Guns N’ Roses juga sering menjadi salah satu momen yang paling ditunggu penggemar.
Baca Juga: Apa Arti Encore dalam Konser? Ini Penjelasan Lengkapnya
FAQ Seputar Encore dalam Konser
Apa arti encore dalam konser musik?
Encore adalah penampilan tambahan yang dibawakan artis setelah setlist utama selesai sebagai respons atas antusiasme penonton.
Kenapa durasi encore bisa berbeda-beda?
Durasi encore bergantung pada konsep konser, jumlah lagu, serta keputusan artis dan tim produksi.
Apakah semua konser selalu memiliki encore?
Tidak. Beberapa artis memilih tidak mengadakan encore karena menyesuaikan konsep pertunjukan atau keterbatasan waktu.



