Kalau ngomongin pemain muda yang lagi mencuri perhatian, nama Lamine Yamal tentu sulit dilewatkan. Pemain asal Spanyol ini tumbuh lewat La Masia dan kini sudah menjadi salah satu bintang muda paling bersinar di dunia.
Yamal juga punya banyak catatan spesial di usia yang masih sangat muda. Ia bahkan sudah memecahkan sejumlah rekor bersama Barcelona dan Timnas Spanyol.
Perjalanannya dari akademi hingga panggung sepak bola dunia juga nggak terjadi dalam semalam. Yuk, kenalan lebih dekat dengan profil Lamine Yamal dan perjalanan kariernya.
Baca Juga: Profil Kylian Mbappé: Klub, Umur, Rekor Gol Magis Piala Dunia
Biodata Lamine Yamal
Sebelum membahas kariernya, ada baiknya kamu kenalan dulu dengan data diri Lamine Yamal. Berikut biodata singkatnya.
- Nama lengkap: Lamine Yamal Nasraoui Ebana
- Tanggal lahir: 13 Juli 2007
- Tempat lahir: Esplugues de Llobregat, Barcelona, Spanyol
- Kebangsaan: Spanyol
- Posisi: Penyerang sayap kanan
- Kaki dominan: Kiri
- Klub: FC Barcelona
- Tim nasional: Spanyol
Yamal lahir dari keluarga dengan latar belakang berbeda. Ayahnya, Mounir Nasraoui, berasal dari Maroko, sedangkan ibunya, Sheila Ebana, berasal dari Guinea Khatulistiwa.
Ia kemudian tumbuh besar di kawasan Mataró, sekitar Barcelona. Lingkungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Yamal sebelum akhirnya masuk ke akademi Barcelona.
Perjalanan Lamine Yamal di La Masia
Bakat Yamal sudah terlihat sejak masih kecil. Sebelum masuk Barcelona, ia sempat bermain untuk klub lokal CF La Torreta.
Kemampuannya kemudian menarik perhatian pencari bakat Barcelona. Pada 2014, Yamal bergabung dengan La Masia saat usianya baru tujuh tahun.
Di akademi Barcelona, perkembangannya berjalan sangat cepat. Ia bahkan beberapa kali bermain bersama kelompok usia yang lebih tinggi.
Kemampuan tekniknya menjadi salah satu hal yang paling menonjol. Selain itu, Yamal juga punya visi bermain dan kemampuan mengambil keputusan yang membuatnya terlihat berbeda dari pemain seusianya.
Makanya, ia terus mendapat kesempatan naik ke jenjang berikutnya. Dari sinilah jalan Yamal menuju tim utama Barcelona mulai terbuka.
Debut Lamine Yamal Bersama Barcelona
Momen penting dalam profil Lamine Yamal terjadi pada 29 April 2023. Saat itu, Xavi Hernandez memberinya kesempatan untuk tampil bersama tim utama Barcelona.
Lawan Barcelona saat itu adalah Real Betis di ajang La Liga. Yamal menjalani debut ketika usianya baru 15 tahun 9 bulan 16 hari.
Catatan tersebut membuatnya menjadi pemain termuda yang tampil untuk tim utama Barcelona. Rekor ini sebelumnya sudah bertahan sejak 1922.
Setelah debut, nama Yamal semakin sering muncul dalam pertandingan Barcelona. Ia menunjukkan kemampuan dribel, kreativitas, dan umpan yang membuatnya cepat mendapat perhatian.
Puncaknya terjadi pada musim 2024/2025. Yamal membantu Barcelona meraih tiga gelar domestik, yaitu:
- La Liga
- Copa del Rey
- Supercopa de España
Saat itu, Barcelona berada di bawah asuhan Hansi Flick. Yamal pun semakin terlihat sebagai salah satu pemain penting dalam skuad.
Karier Lamine Yamal Bersama Timnas Spanyol
Bukan cuma di Barcelona, Yamal juga tampil menonjol bersama Timnas Spanyol. Ia bahkan mencatat sejumlah rekor di level internasional.
Yamal menjadi pemain termuda yang tampil dan mencetak gol di ajang Euro. Ia juga menjadi pemain termuda yang tampil di final Euro pada usia 17 tahun.
Pencapaian tersebut membuat namanya semakin dikenal di panggung sepak bola internasional. Usianya memang masih muda, tetapi Yamal sudah terbiasa tampil di pertandingan besar.
Puncak perjalanan bersama timnas kemudian terjadi di Piala Dunia 2026. Meski sempat mengalami cedera hamstring sebelum turnamen, Yamal tetap tampil impresif.
Ia mencatat jumlah dribel sukses terbanyak sepanjang turnamen. Spanyol kemudian keluar sebagai juara dunia setelah mengalahkan Argentina 1-0 di final.
Gol kemenangan Spanyol dicetak Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu. Dengan hasil tersebut, Yamal tercatat sebagai juara dunia termuda kedua sepanjang sejarah setelah Pelé.
Prestasi dan Penghargaan Lamine Yamal

Di usia yang masih sangat muda, daftar prestasi Yamal sudah cukup panjang. Beberapa pencapaiannya antara lain:
- Pemain termuda yang debut bersama tim utama FC Barcelona
- Pemain termuda yang debut dan mencetak gol untuk Timnas Spanyol
- Pemenang Kopa Trophy 2024 dan 2025
- Runner-up Ballon d’Or 2025
- Posisi kedelapan Ballon d’Or 2024
- Juara Piala Dunia 2026 bersama Timnas Spanyol
- Kandidat kuat Ballon d’Or 2026
Menariknya, kontribusi Yamal nggak cuma bisa dilihat dari jumlah gol dan assist. Pergerakannya juga membantu membuka ruang untuk rekan-rekan setim.
Hal tersebut terlihat dalam perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026. Meski statistik gol dan assist-nya nggak terlalu mencolok, perannya dalam permainan tetap dianggap penting.
Gaya Bermain Lamine Yamal
Salah satu alasan Yamal cepat mencuri perhatian adalah gaya bermainnya. Ia dikenal sebagai pemain yang berani menghadapi lawan secara langsung.
Beberapa kemampuan yang menjadi kekuatannya antara lain:
- Dribel: Yamal mampu melewati lawan dalam situasi satu lawan satu.
- Kreativitas: Ia sering menemukan celah untuk menciptakan peluang.
- Umpan: Kaki kirinya bisa menghasilkan umpan berbahaya dari berbagai posisi.
- Kecepatan: Ia mampu membawa bola dengan cepat saat menyerang.
- Pengambilan keputusan: Yamal terlihat tenang meski bermain dalam pertandingan besar.
Dengan kemampuan tersebut, Yamal punya gaya bermain yang cocok dengan sepak bola modern. Ia bisa melebar di sisi kanan, masuk ke tengah, atau membantu menciptakan peluang dari area pertahanan lawan.
Baca Juga: Major League Soccer (MLS): Sejarah, Format, Klub, dan Cara Menonton!
Temukan di TipTip
Kalau perjalanan Lamine Yamal bikin kamu makin tertarik dengan dunia sepak bola, ada event yang bisa kamu lirik di TipTip.id
Salah satunya adalah Champions Impact in Jakarta: The Rivalry Returns 2026. Event ini menghadirkan laga eksibisi antara United Legends dan North London Legends. Kedua tim berisi mantan pemain dari klub-klub besar Inggris.
United Legends diperkuat sejumlah mantan pemain klub asal Manchester. Sementara itu, North London Legends menghadirkan eks pemain dari skuad tak terkalahkan Liga Inggris musim 2003/2004.
Laga nostalgia ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Acaranya berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober 2026, mulai pukul 18.00 WIB.
Nggak cuma pertandingan utama, event ini juga menghadirkan coaching clinic. Sesi tersebut ditujukan untuk pemain muda Indonesia yang ingin belajar langsung dari para legenda sepak bola dunia.
FAQ Seputar Profil Lamine Yamal
Kapan Lamine Yamal lahir?
Lamine Yamal lahir pada 13 Juli 2007 di Esplugues de Llobregat, Barcelona, Spanyol. Ia bergabung dengan akademi La Masia saat berusia tujuh tahun.
Kapan Lamine Yamal debut bersama Barcelona?
Lamine Yamal debut bersama tim utama Barcelona pada 29 April 2023 melawan Real Betis. Saat itu, ia berusia 15 tahun 9 bulan 16 hari.
Apa pencapaian terbesar Lamine Yamal?
Salah satu pencapaian terbesar Yamal adalah membawa Timnas Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026. Ia juga menjadi runner-up Ballon d’Or 2025.



