Alat Musik Tradisional Aceh

8 Alat Musik Tradisional Aceh dan Keunikan Masing-Masing

Alat musik tradisional Aceh sangat beragam, mulai dari yang ditiup seperti serune kalee, dipukul seperti rapai, hingga digesek seperti arbab. Setiap alat punya fungsi, bahan, dan cerita yang berbeda.

Di artikel ini, kamu akan mengenal delapan alat musik tradisional Aceh beserta keunikan masing-masing. Simak satu per satu, ya.

Baca Juga: Tari Saman Berasal dari Mana? Ini Daerah, Provinsi, dan Sejarahnya

Serune Kalee

📍 Daerah: Pidie, Aceh Utara, Aceh Besar, Aceh Barat

🎶 Jenis: alat musik tiup

🪵 Bahan: kayu, kuningan, tembaga

Serune kalee adalah alat musik tiup yang bentuknya mirip klarinet. Nama “kalee” merujuk pada daerah bernama Kale.

Alat ini biasanya menjadi instrumen utama dalam pertunjukan musik tradisional. Selain itu, serune kalee mengiringi upacara intat linto baro, yaitu prosesi mengantar pengantin pria.

Biasanya, serune kalee dimainkan bersama rapai dan geundrang. Ketiganya sudah menjadi satu perangkat sejak masa Kerajaan Aceh Darussalam.

Rapai

📍 Daerah: hampir seluruh Aceh

🎶 Jenis: alat musik pukul (perkusi)

🪵 Bahan: kayu dan kulit binatang

Rapai bentuknya seperti rebana, dengan warna dasar hitam dan kuning muda. Alat ini berfungsi sebagai pengiring kesenian tradisional.

Keunikannya ada pada ragam jenisnya. Ada rapai pasee (rapai gantung), rapai daboih, rapai geurimpheng, rapai pulot, dan rapai anak.

Geundrang

📍 Daerah: Aceh Besar, Pidie, Aceh Utara

🎶 Jenis: alat musik pukul

🪵 Bahan: kayu dan kulit

Geundrang adalah gendang khas Aceh. Alat ini menjadi bagian dari perangkat musik serune kalee.

Pemain memukulnya dengan tangan atau pemukul kayu. Fungsinya melengkapi tempo dalam musik tradisional Aceh.

Arbab

📍 Daerah: Pidie, Aceh Besar, Aceh Barat

🎶 Jenis: alat musik gesek

🪵 Bahan: tempurung kelapa, kulit kambing, kayu, dawai

Arbab terdiri dari dua bagian, yaitu badan arbab sebagai instrumen induk dan penggesek. Dulu, alat ini sering tampil di hiburan rakyat dan pasar malam.

Sayangnya, arbab diperkirakan mulai punah. Karena itu, melihat pertunjukan arbab kini menjadi pengalaman yang langka.

Bangsi Alas

📍 Daerah: Alas, Aceh Tenggara

🎶 Jenis: alat musik tiup

🪵 Bahan: bambu

Bangsi alas adalah seruling bambu dengan tradisi pembuatan yang unik. Secara tradisional, pembuatannya dikaitkan dengan kabar kematian di kampung tempat bangsi dibuat.

Bangsi yang sudah jadi sengaja dihanyutkan di sungai. Anak-anak mengambilnya, lalu pembuatnya merebutnya kembali untuk digunakan.

Ada pula bangsi milik orang kaya yang dibungkus perak atau suasa.

Taktok Trieng

📍 Daerah: Pidie, Aceh Besar, dan beberapa kabupaten lain

🎶 Jenis: alat musik pukul

🪵 Bahan: bambu

Taktok trieng punya dua kegunaan yang berbeda. Pertama, alat ini diletakkan di meunasah atau balai pertemuan.

Kedua, taktok trieng dipasang di sawah untuk mengusir burung dan serangga. Alat itu dihubungkan dengan tali sampai ke dangau, jadi petani cukup menarik tali dari gubuk.

Canang

📍 Daerah: hampir seluruh Aceh

🎶 Jenis: alat musik pukul

🪵 Bahan: kuningan

Canang bentuknya menyerupai gong. Alat ini umumnya menjadi penggiring tarian tradisional.

Menariknya, hampir semua daerah di Aceh punya canang. Meski begitu, fungsi dan pemahaman tiap daerah bisa berbeda.

Celempong

📍 Daerah: Kabupaten Tamiang

🎶 Jenis: alat musik pukul

🪵 Bahan: potongan kayu

Celempong tersusun dari beberapa potongan kayu. Pemain menyusunnya di antara kedua kaki, lalu memukulnya.

Secara tradisional, kaum perempuan, terutama para gadis, memainkan celempong. Alat ini juga mengiringi tari Inai dan diperkirakan berusia lebih dari 100 tahun.

Baca Juga: Biodata Rony Parulian: Profil, Perjalanan Karier, dan Lagu-Lagunya

Cek Konser dan Event Terbaru di TipTip

Alat Musik Tradisional Aceh

Suka menjelajahi musik dari berbagai daerah? Kamu bisa cek konser dan event terbaru di TipTip, marketplace untuk e-tiket event offline, karya digital, dan sesi live dari kreator dan komunitas Indonesia.

Di sana tersedia tiket konser, festival, dan fan meeting yang bisa dipesan lewat aplikasi.

FAQ Alat Musik Tradisional Aceh

Apa saja alat musik tradisional Aceh?
Alat musik tradisional Aceh antara lain serune kalee, rapai, geundrang, arbab, bangsi alas, taktok trieng, canang, celempong, tambo, dan bereguh.

Alat musik tradisional Aceh apa yang sering dimainkan bersama?
Serune kalee, rapai, dan geundrang sering dimainkan bersama untuk mengiringi tarian, hiburan, penyambutan tamu, dan upacara adat.

Apakah ada alat musik tradisional Aceh yang hampir punah?
Arbab disebut mulai terancam punah, sedangkan tambo kini jarang digunakan karena fungsinya banyak digantikan pengeras suara.