doa perjalanan mudik

Doa Perjalanan Mudik: Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

Doa perjalanan mudik adalah bacaan yang dipanjatkan umat Islam untuk memohon keselamatan selama menempuh jalan pulang ke kampung halaman. Kamu bisa membacanya mulai dari keluar rumah, naik kendaraan, sampai tiba di tujuan.

Bacaan ini berlaku untuk semua moda, baik darat, laut, maupun udara. Di bawah ini ada doa Arab, Latin, dan artinya yang bisa kamu hafalkan sebelum berangkat.

Baca Juga: Doa Buka Puasa: Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

Doa Perjalanan Mudik Sebelum Berangkat

Mudik biasanya dimulai dari pamit kepada keluarga di rumah. Setelah itu, lengkapi dengan doa keluar rumah.

Doa Keluar Rumah

Arab:
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Latin: Bismillāhi tawakkaltu ‘alallāh, lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh.

Artinya: “Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Doa ini menjadi pengingat bahwa usaha manusia tetap bergantung pada pertolongan Allah. Karena itu, banyak pemudik membacanya tepat di depan pintu rumah.

Doa Naik Kendaraan untuk Mudik

doa perjalanan mudik

Setelah duduk di kendaraan, kamu bisa membaca doa naik kendaraan. Urutannya, ucapkan bismillah dan alhamdulillah lebih dulu, lalu lanjutkan dengan doa berikut.

Doa Naik Kendaraan Darat dan Udara

Arab:
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Latin: Subḥānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahū muqrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn.

Artinya: “Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal kami tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya kepada Tuhan kami, kami akan kembali.”

Doa ini berasal dari Surat Az-Zukhruf ayat 13–14. Jadi, kamu bisa memakainya untuk mobil, motor, bus, kereta, bahkan pesawat.

Sesudah doa, ada tambahan yang dianjurkan:

  • Membaca alhamdulillah sebanyak tiga kali
  • Membaca Allahu akbar sebanyak tiga kali

Doa Naik Kapal Laut

Mudik lewat laut punya tantangan sendiri, misalnya ombak besar dan cuaca yang berubah. Untuk itu, bacalah doa dari Surat Hud ayat 41 ini.

Arab:
بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا، إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Latin: Bismillāhi majrēhā wa mursāhā, inna rabbī laghafūrur raḥīm.

Artinya: “Dengan nama Allah yang menjalankan dan menghentikan kapal ini. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Doa Safar untuk Perjalanan Mudik yang Jauh

Doa safar adalah doa perjalanan mudik yang paling lengkap isinya. Doa ini diriwayatkan Imam Muslim dan cocok dibaca saat perjalanan sudah berjalan.

Arab:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى. اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ. اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ. اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

Latin: Allāhumma innā nas’aluka fī safarinā hādzā al-birra wat-taqwā, wa minal ‘amali mā tardhā. Allāhumma hawwin ‘alainā safaranā hādzā wathwi ‘annā bu‘dah. Allāhumma antash-shāḥibu fis-safar, wal-khalīfatu fil-ahl. Allāhumma innī a‘ūdzu bika min wa‘tsā’is-safar, wa ka’ābatil-manzhar, wa sū’il-munqalabi fil-māli wal-ahl.

Artinya: “Ya Allah, kami memohon kebaikan dan takwa dalam perjalanan ini, serta amal yang Engkau ridai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami dan dekatkan jaraknya. Ya Allah, Engkaulah teman dalam perjalanan dan penjaga keluarga yang kami tinggalkan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, dan kepulangan yang buruk, baik pada harta maupun keluarga.”

Bagian “teman dalam perjalanan” terasa pas buat pemudik. Soalnya, banyak yang berangkat sendirian atau meninggalkan keluarga di rumah.

Doa Saat Singgah, Melewati Jalan, dan Tiba di Kampung

Perjalanan mudik jarang berjalan tanpa berhenti. Oleh karena itu, ada doa khusus untuk tiap momen di sepanjang jalan.

Doa Saat Singgah di Tempat Istirahat

Saat berhenti di rest area atau penginapan, bacalah doa perlindungan berikut.

Arab:
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

Latin: A‘ūdzu bikalimātillāhit-tāmmāti min syarri mā khalaq.

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan.”

Bacaan Saat Jalan Menanjak dan Menurun

Rasulullah SAW dan para sahabat punya bacaan berbeda untuk dua kondisi ini. Cocok untuk kamu yang melewati jalur pegunungan.

  • Saat jalan menanjak, ucapkan Allahu akbar
  • Saat jalan menurun, ucapkan Subhanallah

Doa Saat Tiba di Kampung Halaman

Ketika sudah dekat atau sampai di tujuan, kamu bisa mengucapkan doa kepulangan berikut.

Arab:
آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ

Latin: Āyibūna tā’ibūna ‘ābidūna li rabbinā ḥāmidūn.

Artinya: “Kami kembali dengan bertobat, beribadah, dan memuji Tuhan kami.”

Amalan Pendukung Selain Doa Perjalanan Mudik

Doa perjalanan mudik akan lebih terasa maknanya bila diiringi ikhtiar nyata. Berikut beberapa hal yang bisa kamu siapkan:

  • Pamit dan minta maaf kepada keluarga serta tetangga
  • Luruskan niat, yaitu bersilaturahmi dan berbakti kepada orang tua
  • Bersedekah sebelum berangkat
  • Cek kondisi kendaraan dan istirahat cukup
  • Ganti pengemudi bila sudah mengantuk

Selain itu, ada amalan tambahan dari kalangan ulama. Rais ‘Ali JATMAN KH Achmad Chalwani, misalnya, mengijazahkan Surat Quraisy sebelum mudik. Bila jaraknya dekat, cukup dibaca tiga kali.

Meski begitu, amalan tambahan ini bersifat anjuran. Doa yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis tetap menjadi pegangan utama.

Baca Juga: 100 Ucapan Selamat Ulang Tahun Spesial untuk Teman, Pasangan, dan Keluarga

Cek Event Seru untuk Libur Panjangmu di TipTip

Setelah sampai di kampung, kamu mungkin ingin mengisi waktu libur dengan sesuatu yang seru. Coba intip event terbaru di TipTip, marketplace untuk e-tiket event offline, karya digital, dan sesi live dari kreator dan komunitas Indonesia.

Di sana tersedia tiket konser, festival, fan meeting, dan event offline lainnya.

FAQ Doa Perjalanan Mudik

Apa doa perjalanan mudik yang paling utama?
Doa naik kendaraan, yaitu “Subḥānalladzī sakhkhara lanā hādzā”, sering dibaca saat mudik. Doa ini bersumber dari Surah Az-Zukhruf ayat 13–14 dan dapat dilengkapi dengan doa safar.

Kapan waktu terbaik membaca doa perjalanan mudik?
Doa bisa dibaca saat hendak bepergian dan setelah naik kendaraan. Kamu juga bisa membacanya kembali selama perjalanan atau ketika melanjutkan perjalanan setelah berhenti.

Apakah doa perjalanan mudik hanya untuk Lebaran?
Tidak. Doa ini bisa dibaca kapan saja saat melakukan perjalanan jauh, baik untuk mudik, liburan, maupun keperluan pekerjaan.