Alat musik tradisional Sulawesi Selatan lahir dari empat budaya besar, yaitu Bugis, Makassar, Toraja, dan Mandar. Hasilnya, ada instrumen petik, gesek, tiup, dan pukul dengan karakter bunyi yang berbeda-beda.
Sebagian masih dimainkan dalam upacara adat dan pertunjukan seni. Sebagian lagi mulai jarang terdengar. Berikut tujuh alat musik yang layak kamu kenal.
Baca Juga: Hutan Kota Srengseng Jakarta: Daya Tarik, Fasilitas, dan Tiket Masuk
Kecapi (Kacaping)
📍 Asal: Suku Bugis dan Makassar
🎼 Jenis: Petik
🪵 Bahan: Kayu
🎭 Fungsi: Pertunjukan musik, pengiring tari, dan hiburan
Kecapi adalah alat musik petik yang dikenal hampir di seluruh Sulawesi Selatan. Orang Bugis menyebutnya kacaping. Bentuknya mirip perahu, sehingga para peneliti menyebutnya boat lute.
Masyarakat Bugis punya cerita sendiri soal asal-usulnya. Menurut mereka, kecapi dibawa oleh pelaut yang berlayar berhari-hari.
Di Kabupaten Sidenreng Rappang, kecapi tampil dalam pertunjukan Simponi Kecapi bersama gendang, suling, lea-lea, anak beccing, dan gong. Selain itu, ada Kitoka, pengembangan kecapi untuk media belajar musik tradisional di sekolah.
Ganrang
📍 Asal: Suku Makassar dan Bugis
🎼 Jenis: Pukul (gendang)
🪵 Bahan: Kayu pilihan, kulit kambing, dan tali rotan
🎭 Fungsi: Pengiring tari dan ritual adat
Ganrang adalah gendang khas Sulawesi Selatan. Pemain menabuhnya memakai stik bernama ba’bala’.
Ganrang jarang tampil sendirian. Dalam ensambel Ganrang Pa’balle, dua pasang ganrang berpadu dengan pui-pui dan gong kecil. Ensambel ini tampil dalam ritual Accera’ Kalompoang di kalangan bangsawan Gowa.
Pui-pui
📍 Asal: Suku Makassar dan Bugis
🎼 Jenis: Tiup
🪵 Bahan: Menurut sumber yang tersedia, belum banyak dijelaskan
🎭 Fungsi: Pengiring tari dan ritual adat
Pui-pui adalah alat musik tiup tradisional Sulawesi Selatan. Kamu bisa mendengarnya dalam ensambel Ganrang Pa’balle.
Pui-pui juga muncul dalam latihan musik pengiring tari di sanggar. Namun, alat ini kalah populer dibanding kecapi dan suling, sehingga informasinya terbatas.
Suling Lembang
📍 Asal: Suku Toraja, Tana Toraja
🎼 Jenis: Tiup
🪵 Bahan: Bambu
🎭 Fungsi: Pengiring upacara duka
Suling lembang adalah suling bambu panjang dengan enam lubang. Alat ini menjadi bagian khas musik Toraja.
Keunikannya ada pada teknik napas. Pemain memakai circular breathing, yaitu bernapas lewat hidung sambil tetap meniup, sehingga bunyi mengalir tanpa putus.
Karena budaya Toraja identik dengan upacara pemakaman, suling ini biasanya mengiringi lagu duka. Bunyinya terdengar panjang dan syahdu.
Keso-keso
📍 Asal: Suku Makassar
🎼 Jenis: Gesek
🪵 Bahan: Kayu dan dawai
🎭 Fungsi: Hiburan dan pelengkap musik daerah
Keso-keso juga dikenal dengan nama kesok-kesok. Sebagian orang menyebutnya kere-kere galang.
Alat ini biasanya hanya punya dua dawai. Itu berbeda dengan rebab yang memiliki tiga sampai empat dawai.
Pemain menggesek dawainya untuk menghasilkan bunyi. Nadanya terbilang sederhana, tapi justru khas.
Gendong-gendong
📍 Asal: Suku Bugis, Kabupaten Barru
🎼 Jenis: Pukul, bernada (idiofon)
🪵 Bahan: Menurut sumber yang tersedia, belum banyak dijelaskan
🎭 Fungsi: Alat musik tradisi dengan nilai sosial
Gendong-gendong termasuk alat musik idiofon, yaitu alat yang bunyinya berasal dari badan alatnya sendiri. Penelitian menggolongkannya sebagai alat musik melodis karena bisa menghasilkan nada.
Alat musik tradisional Sulawesi Selatan ini terkait erat dengan peradaban Bugis. Dalam buku Manusia Bugis, Christian Pelras menyebutnya mirip dengan alat musik lain.
Peneliti menilai gendong-gendong penting untuk didata. Alasannya, alat ini termasuk bentuk kesenian yang belum banyak terdokumentasi.
Lea-lea
📍 Asal: Suku Makassar dan Bugis
🎼 Jenis: Tiup
🪵 Bahan: Menurut sumber yang tersedia, belum banyak dijelaskan
🎭 Fungsi: Pelengkap pertunjukan musik tradisional
Lea-lea tercatat sebagai bagian dari instrumen etnik Makassar di Kabupaten Gowa. Alat ini juga hadir dalam pertunjukan Simponi Kecapi masyarakat Bugis.
Namun, lea-lea jarang dibahas secara detail. Karena itu, kamu perlu cek sumber budaya setempat kalau ingin tahu bentuk dan cara mainnya.
Baca Juga: Lirik dan Terjemahan Lagu Iris – Goo Goo Dolls
Cari Pertunjukan Seni dan Musik Seru di TipTip

Setelah kenal alat musiknya, kamu pasti ingin dengar bunyinya langsung. Kamu bisa cek festival musik dan event lainnya di TipTip untuk menemukan pertunjukan yang sesuai seleramu.
TipTip adalah marketplace e-tiket event offline, karya digital, dan sesi live untuk kreator dan komunitas Indonesia. Di sana ada konser, festival musik, hingga fan meeting yang bisa kamu pesan lewat aplikasi atau situs.
Menonton pertunjukan langsung juga cara asyik untuk mengenal ragam bunyi dan budaya musik. Daftar event terus berubah, jadi pantau jadwal terbarunya secara berkala.
FAQ
Apa saja alat musik tradisional Sulawesi Selatan?
Alat musik tradisional Sulawesi Selatan antara lain kecapi, ganrang, pui-pui, suling, keso-keso, suling lembang dari Toraja, dan gendong-gendong dari Barru.
Alat musik tradisional Sulawesi Selatan apa yang paling terkenal?
Kecapi merupakan salah satu alat musik yang paling dikenal. Alat musik petik ini memiliki bentuk khas menyerupai perahu.
Apa keunikan alat musik tradisional Sulawesi Selatan?
Keunikannya terlihat dari keragaman budaya Bugis, Makassar, dan Toraja, termasuk kecapi berbentuk perahu serta suling lembang yang dimainkan dengan teknik circular breathing.



